Review Exterior, Interior, Fitur, Performa Mazda CX-5 vs All New Nissan X-Trail

20-05-2015 |
Review Exterior, Interior, Fitur, Performa Mazda CX-5 vs All New Nissan X-Trail...

Hasil penjualan Mazda CX-5 dengan angka penjualan mencapai 749 unit mendorong kami untuk melakukan komparasi antara Mazda CX-5 dan New Nissan X-Trail. FYI, Nissan X-Trail hanya terjual sebanyak 557 unit saja di IIMS silam, nyaris 50%. Mari kita cari tahu perbedaan antara mobil Mazda CX-5 vs All New Nissan X-Trail

Pertama kita kihat dari segi desainnya. Nissan X-Trail dilengkapi dengan lampu LED DRL model boomerang yang menyala sangat cantik di siang hari, velg alloy 18 inchi yang digunakan mungkin bukan selera semua orang, untuk varian 2.0 kita akan mendapatkan velg yang lebih kecil dengan ukuran 17 inchi. Sedangkan Mazda CX-5 tampil lebih berani dengan menggunakan velg 19 inchi dengan bahan alumunium yang sangat ringan, untuk varian 2.0 Skyactiv, mobil ini dilengkapi dengan velg 17 inchi dengan bahan alumunium.

Dari eksterior, Nissan X-Trail memiliki desain eksterior yang mungkin lebih cocok digunakan oleh keluarga dan mementingkan penampilan yang mewah sebagai image dari pemilik yang mapan, sedangkan Mazda CX-5 ditujukan untuk orang yang senang mengemudi sendiri karena kesan yang diberikan dari eksterior mobil ini selain lebih kompak juga lebih dinamis.

Melihat desain Mazda CX-5 mungkin bagi semua orang sudah sangat familiar, karena mobil ini sudah 5 tahun hadir di Indonesia tanpa ubahan sama sekali kecuali tambahan model mesin 2.500 cc di tahun 2013 silam. Melihat eksterior new Nissan X-Trail, mobil ini terlihat outstanding dibanding CX-5 karena merupakan mobil baru yang sudah sangat dinanti-nanti. Nissan X-Trail kini meninggalkan desain lamanya yang cenderung boxy dan terlihat sebagai off roader sejati (meskipun mobil ini sebenarnya bukan off roader). Kini Nissan X-Trail tampil lebih streamline sebagai fashion SUV dengan detailing-detailing yang sangat cantik di setiap lekuk tubuhnya.

Secara dimensi Mazda CX-5 memiliki dimensi cukup besar dengan panjang 4.540 mm, lebar 1.840 mm, tinggi 1.670 mm dan panjang wheelbase 2.700 mm. Nissan X-trail sedikit lebih besar dibandingkan Mazda CX-5 dengan panjang 4.643 mm, lebar 1.820 mm dan tinggi 1.695 mm. Namun dari tampilan eksterior, entah mengapa meskipun Nissan X-Trail lebih ramping dibandingkan dengan Mazda CX-5, kami melihat Nissan X-trail mengidap gigantisme jika dibandingkan dengan Mazda CX-5 yang hanya lebih panjang 10 cm saja. Dari eksterior, kita akan melihat Mazda CX-5 sebagai drivers car dibandingkan Nissan X-Trail yang memiliki kesan passenger car.

Interior

Masuk ke dalam interior Nissan X-Trail terbaru, desain jauh berbeda dengan desain interior Nissan X-Trail yang selama ini kita kenal. Kini interiornya di desain seperti sedan yang memiliki banyak gelombang.Desain interiornya cukup manis, namun tidak begitu terasa spesial ketika kita melihat cluser tengahnya yang memiliki sebuah layar LCD touchscreen kecil karena berukuran 5 inchi saja. Di varian 2.500 cc kita mendapatkan AC digital dan jok kulit sebagai perlengkapan standar.

Di Nissan X-Trail, kita tidak akan menemukan sistem navigasi ataupun audio Bose, tetapi kita akan menemukan sebuah kamera mundur dan kamera bird eyes view yang memudahkan kita saat parkir. Kelengkapan lain yang unik di Nissan X-Trail juga ada pada cup holder dengan pendingin udara dan ventilasi pendingin udara hingga baris kedua di balik console box.

Salah satu keunggulan yang bisa menjadi point of sales dari Nissan X-Trail terbaru ada pada konfigurasi kursinya yang dapat menampung hingga 7 penumpang meskipun kursi belakang diperuntukan untuk anak-anak. Sedangkan Mazda CX-5 hanya diperuntukan untuk 5 penumpang orang dewasa saja. Baik dari segi akomodasi, kedua mobil ini sama-sama besar dan nyaman, beruntung untuk New Nissan X-Trail karena dilengkapi dengan kursi tengah dengan fitur sliding, namun kontur kursi belakang tidak lebih baik dari Mazda CX-5 ketika digunakan untuk duduk.

Bagaiman dengan interior Mazda CX-5? Di dalam kita akan menemukan interior yang terlihat lebih rumit dibandingkan dengan Nissan X-Trail. Hal yang paling mengasyikan ketika kita menyentuh bagian dari interior mobil ini yang dilengkapi dengan beberapa material soft touch dan bahan plastik berkualitas. Finishing dan bahan yang sangat berkualitas ini membuat kita seperti merasa masuk ke dalam mobil mewah Jerman dibandingkan dengan sebuah SUV Jepang. Dengan kualitas sangat baik ini membuat Mazda CX-5 lebih superior dibandingkan dengan Nissan X-Trail, namun bukan karena X-Trail memiliki kualitas pengerjaan dan bahan yang buruk, tetapi ini karena Mazda CX-5 terlalu outstanding dibandingkan dengan kompetitor.

Duduk di kursi Mazda CX-5, kita akan menemukan posisi duduk yang sangat sporty dan sangat nyaman digunakan, begitupula dengan Nissan X-Trail. Namun ada yang menarik disini, jika Nissan X-Trail di desain memiliki kursi zero gravity yang dirancang oleh Nasa agar perjalanan jauh terasa tidak melelahkan, Mazda CX-5 justru memberikan kursi yang sangat suportif dan sangat sporty di mobil ini meskipun masih dalam taraf kenyamanan yang sangat baik, Nissan X-Trail memang lebih nyaman, tapi anda tidak akan menemukan posisi mengemudi yang sporty seperti layaknya Mazda CX-5. Baik keduanya telah dilengkapi dengan electric seat di bagian pengemudi dan penumpang.

Hal yang menyenangkan dari Mazda CX-5 ada pada sistem audionya yang sudah menggunakan Bose sound system, dengan audio ini suara yang dihasilkan terdengar lebih jernih seperti layaknya mobil Premium. Sistem GPS navigasi yang tersedia di mobil ini juga memudahkan kita untuk mencapai tempat tujuan yang kita akan tuju.

Fitur

Sebagai mobil yang sangat canggih dan memiliki beragam fitur terbaru yang belum dimiliki kompetitornya. New X-Trail memiliki touchless back door yang akan membuka pintu belakang secara otomatis tanpa harus menyentuh tombol sama sekali, Active Ride Control, LED DRL, Active Engine Braking, Hill start assist dan Around View Monitor (bird eyes view).

Mazda CX-5 juga tidak mau kalah karena mobil ini masih dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti i-Stop, penghangat kursi, adaptive front lightning system, lane departure warning, tyre pressure monitor, 6 buah sensori parkir (2 di depan, 4 di belakang) dan sun roof.

Hal menarik dari kedua mobil ini, baik Nissan X-Trail dan Mazda CX-5 sudah dilengkapi dengan traction control (Mazda menyebutnya TCS dan Nissan dengan ATC), Stability Control, rain and light sensor, curise control dan AC Dual Zone.

Secara fitur, kedua mobil ini tampak sangat canggih, namun Nissan X-trail tampil lebih lengkap untuk urusan kenyamanan karena sudah dilengkapi degnan Active Ride Control yang akan memperlambat kendaraan ketika melewati polisi tidur atau lubang, Active engine braking, hill start assist, around view monitor dan touchless back door. Sedangkan Mazda CX-5 lebih unggul di sisi keamanan karena telah dilengkapi dengan lane departure warning, tyre pressure monitor dan sensor yang lebih banyak.

Performa

Sekarang mari kita membahas Nissan X-Trail terbaru dari segi performance, sedikit sulit menakar performance dari Nissan X-Trail karena kami belum melakukan uji coba mobil ini secara langsung. Namun melihat figur mesin 2.500 cc 4 silinder 171 PS dan penggunaan transmisi CVT, kami sudah bisa membayangkan seperti apa performanya dibandingkan dengan CX-5.

Namun Nissan X-Trail memiliki konfigurasi kursi 7 penumpang, fitur-fitur canggih yang baru dan lebih usefull dibandingkan dengan Mazda CX-5. Sehingga bisa kami simpulkan bahwa Mazda CX-5 masih memiliki nilai value for money yang sangat tinggi dan masih menjadi pesaing serius bagi Nissan X-Trail baru sekalipun. Dan Nissan X-Trail adalah produk yang sangat menarik berkat fitur-fitur baru, penampilan dan konfigurasi kursi 7 penumpang yang akan sangat berguna jika kita hendak membawa penumpang lebih.

Tidak perlu meragukan mesin Mazda CX-5 2.5 Skyactiv, karena mesin bertenaga 184 Ps ini mampu berlari dari 0 ke 100 km/jam dengan catatan waktu kurang dari 9 detik. Sedangkan mobil-mobil di kelasnya umumnya hanya dapat meraih angka 10 detik saja. Kualitas pengendaraan, handling dan akurasi kemudi juga sangat luar biasa di Mazda CX-5 Skyactiv. Ini berkat penggunaan paket teknologi SkyActiv yang memaksimalkan seluruh kemampuan dari transmisi, sasis, bodi hingga mesin untuk performa terbaik dan konsumsi bahan bakar yang sangat ekonomis.

Mesin Mazda CX-5 2.500 cc ini sangat menarik karena meskipun memiliki kompresi 1 banding 13, mobil ini cukup menggunakan bahan bakar dengan RON 90 saja untuk penggunaan sehari-hari. Ditambah penggunaan transmisi automatic 6 percepatan SkyActivnya juga memberikan impresi yang sangat baik dibandingkan dengan transmisi 6 percepatan lainnya.

Sayangnya meskipun Mazda CX-5 memiliki pengendalian yang mantap untuk sebuah SUV, mobilini memiliki suspensi yang cukup keras dibandingkan dengan SUV di kelasnya, terutama untuk anda yang duduk di bangku belakang, mungkin anda harus meminta agar pengemudi berjalan lebih halus ketika melewati polisi tidur atau jalan berlubang.

Mazda CX-5 memilik banyak keunggulan dari segi performa, pengendalian, built quality dan tentu saja konsumsi bahan bakar. Jujur saja kami ragu Nissan X-Trail bisa memberikan performa yang lebih baik dari Mazda CX-5 meskipun kami belum mencobanya.